Senin, 11 Februari 2013

Hidup Tegar seperti Karang

Hidup ini kadang susah dimengerti. Kadang susah kadang seneng, ya begitulah. Gak tau kadang sebel banget mikirin hidup ini yang sangat pelik. Enggak kenap-kenapa Cuma sebel sama diri sendi aja kenapa bisa jadi kayak gini sebel ngadepin kehidupan -_-.
Sebenarnya nanggepin hidup itu menurut persepsi orang-orang sendiri sih. Mereka punya arti sendiri-sendiri tentang apa itu arti kehidupan. Ada orang yang menganggap nya susah banget, sampai-sampai kadang putus asa penegen bunuh diri #astagfirulloh. Kadang juga ada orang yang nganggap hidup santai, berela-leha, slow kayak di pantai, dan itu yang membuat mereka terlena #astagfirulloh
 Huh, emang hidup emang susah. Tapi walupun susah kita hars berpura-pura untuk senang menghadapinya. Nah itu kuncinya berpura-pura. Walaupun itu hanya pura-pua tapi itu akan memicu kita untuk tetap tegar dijalan-Nya. Kita menjadi bersyukur atas setiap nikmat yang telah di berikan. Coba aja kita praktekan. Jika kita menemukan kesulitan dan kita sepertinya susah menghadapinya. Nah coba aja kita berpura-pura sanggup menhadapinya dan selalu tegar. Pasti kamu akan bangkit dan teru berjuang. Ternyata berpura-pura itu juga ada baiknya. Jadi gunakanlah sesai konteksnya masing-masing. hehe
 Layaknya anak-anak yang lain tentu aku juga sering mengalami berbagai masalah. Masalah dari yang segedhe gajah sampe kecil sekecil semut pun pernah ku alami. Yah namanya juga kehidupan selalu berkutat dengan masalah hidup. Kadang aku bingung sendiri dengan diriku sendiri yang kewalahan menghadapi segala problema hidup. Maklum masih labil. Tapi aku berusaha menghadapinya dan tidak lari dari masalah.  Walaupun kadang tersa berat dan pahit untuk meghadapinya. Tapi aku coba untuk terus berusaha dengan berbagai cara yang pasti atas ijin Ridho-Nya.
Kata orang jangan pernah lari dari masalah. Jangan katakan aku punya masalah besar tapi katakan hei masalah aku punya tuhan yang maha besar. Nah itu kuncinya, kita harus selalu ingat sama yang maha Kuasa. Bahwa semua ada jalan keluarnya. Ingat karang yang ada di pantai itu? Dia setiap hari yang di terjang ombak. Coba bayangin aja tuh dia tetap kuat berada disana. Dia kuat banget. Dia gak menghindari ombak itu dia tetap berada di pantai dan tetap kokoh berdiri disana. Dia tangguh sekali menghadapi ombak yang setiap hari menerjangnya. Tegar banget dan tak pernah protes.
Bak karang itu, aku ingin sekali menjadi orang yang tangguh seperti karang yang terus kokoh dan menambah keindahan dunia. Karang itu memberi kehindahan pada setiap pantai. Karena karang tidak lari menjauh pantai, dia akan siap sedia menghadapi ombak, Itu esensi keindahannya. Coba aja kalo karang tanpa ombak, hmm pasti bakalan gak bagus. Nah itu contoh gambaran masalah yang kita hadapi. Ombak itu masalahnya dan karang itu diri kita sendiri. Maka kita posisikan diri kita seperti itu. Nampak indah sekali kita jika kita dapat tegar seperti karang itu.
Aku akan selalu berusaha menghadapi setiap masalah yang ada karna disitu adalah esensi keindahan dunia, ketika kita berani menghadapi masalah. Nampak keren sekali gitu. Jadi menghadapi masalah itu indah kan? Tapi jangan terus kita terus cari-cari masalah kalo gak punya masalah. Tetap tegar dan tegur seperti karang yah kawan. #semanagat